Cukup bikin deg-degan ketika saya apply visa Australia ini. Saya dapat kepastian untuk berangkat ke Australia di tanggal 23 Januari 2013. Rencananya saya akan berangkat tanggal 25 Februari 2013 karena harus ada di Melbourne tanggal 27 Februari 2013. Ya cukup singkatlah waktunya untuk mengurus visa terlebih dahulu, lalu buking tiket pesawat dan hotel.
Begitu dapat kepastian kalau saya harus ke Australia, saya segera menyiapkan :
- Formulir Pengajuan Visa 48R yang dapat didownload di http://www.immi.gov.au/allforms/foreign/48rind.pdf (jangan lupa diisi)
- Paspor asli (minimal masih berlaku 6 bulan)
- Fotokopi paspor (halaman biodata saja)
- Paspor lama yang ada lembar visa dari negara lain.
Jika tidak punya, tidak usah disertakan.
- Paspor lama yang ada lembar visa dari negara lain.
Jika tidak punya, tidak usah disertakan.
- Surat Izin dari Suami, karena saya bepergian sendiri tanpa Suami (Asli)
- Fotokopi Kartu Keluarga
- Fotokopi KTP
- Fotokopi Akte Kelahiran
- Fotokopi Akte Nikah
- Fotokopi NPWP
- Fotokopi Rekening Koran Tabungan, selama 3 bulan terakhir
- Pasfoto terbaru 1 lembar ukuran 4x6 berlatar belakang putih
NB : Tolong diingat ini yang saya siapkan untuk kepentingan aplikasi saya pribadi sebagai ibu rumah tangga yang tidak bekerja. Mungkin untuk anda dengan status yang berbeda, ada syarat yang berbeda juga.
Hari Selasa, 29 Januari 2013Saya tidak kedutaan Australia untuk menyerahkan persyaratan yang sudah saya siapkan. Kedutaan Australia telah menyerahkan kepada PT. VFS www.vfs-au-id.com untuk mengurus visa ke negara mereka, jadi PT. VFS yang akan mengurus aplikasi visa anda dan meneruskannya ke kedubes Australia di Indonesia. Jadi hari ini saya ke Kantor VFS.
Plaza ASIA, Lt. 22, Zone C
Jl Jendral Sudirman Kav 59
Jakarta 12190
Hari Kerja dan Jam Kerja:
Senin – Jumat : 08.30 - 16.00
(Kecuali Hari Libur)
Penyerahan Permohonan Visa:
Agen Perjalanan yang mengajukan lebih dari 15 Aplikasi:
08.30 – 11.00
Agen Perjalanan yang mengajukan 15 atau kurang dari 15 Aplikasi:
08.30 – 12.00
Individual:
08.30 – 16.00
Pengambilan:
Agen Perjalanan: 08.30 - 12.00
Individual: 14.00 – 16.00
Email: info.diacid@vfshelpline.com
Call Centre: +62 21 51401590
(Karena tingginya jumlah telepon masuk melalui Call Centre, kami sangat menganjurkan Anda untuk memanfaatkan menu-menu yang tersedia pada website ini, atau mengirimkan pertanyaan melalui e-mail: info.diacid@vfshelpline.com)
Saya tiba di VFS sekitar pukul 10.00. Di lantai 22 tersedia tempat fotokopi dengan harga Rp 500.- / lembar. Begitu masuk ke application centre, handphone harus dimatikan, bukan hanya disilent, petugas sangat ketat dengan peraturan ini.
Counter 1-4 untuk biro jasa
Counter 5-7 untuk individu
Counter 8 untuk pengambilan visa
Untuk biayanya saya harus bayar total Rp 1.190.000 ,- (Rp 1.010.000 untuk biaya visa turis dan Rp 180.000 untuk fee VFS ). Lebih pastinya bisa dilihat di http://www.indonesia.embassy.gov.au/jakt/VisaFees.html
O ya, di form pengajuan visa 48R saya memilih multiple entry karena ada rencana untuk kembali lagi ke Australia di akhir tahun. Sepertinya biayanya sama untuk single ataupun multiple entry. Petugas menanyakan apakah saya ingin diinfokan melalui sms atau e-mail jika visanya sudah selesai diproses, namun dengan tambahan biaya Rp 20.000. Kita bisa melacak sendiri kok, gratis lagi di http://www.vfs-au-id.com
Ketika saya tanya kepada petugas berapa lama prosesnya, petugasnya menjawab kurang lebih 15 hari. Saya shock karena mepet sekali dengan keberangkatan saya yang kurang lebih 3 minggu lagi. Menurut petugasnya, ini adalah peraturan baru. Dulu memang 4 hari, tapi sekarang 15 hari.
Saya berada disini kurang lebih 30 menit. Ga lama kan ?
Hari Senin, 4 Februari 2013
Hari ini saya iseng melacak aplikasi visa saya di http://www.vfs-au-id.com
Ternyata sudah selesai dan bisa segera diambil. Yeay !!
Hari Selasa, 5 Februari 2013
Saya tiba di VFS sekitar pukul 14.00. Untuk pengambilan di counter 8. Di counter saya hanya diserahkan amplop putih seperti gambar di bawah ini. Kemudian dipersilahkan kembali ke ruang tunggu untuk membuka amplopnya dan jika ada pertanyaan bisa kembali ke counter.
Begitu buka amplop saya otomatis langsung mengambil paspor dan mencari label visa seperti visa layaknya di negara-negara lain. Saya sempat kaget ketika tidak menemukannya, saya pikir aplikasi visa saya tidak disetujui. Ternyata ada pengaturan visa tanpa label di Indonesia mulai 1 Juli 2012. Jadi visa saya hanya berbentuk kertas A4 selembar. Sungguh tidak keren sekali !!

Hanya memakan waktu 15 menit dalam proses pengambilan ini.












